Selasa, 03 November 2015

Modus Kejahatan via SMS - Undian Berhadiah

Salah satu penipuan "klasik" dengan SMS adalah pelaku mengirimkan pesan kepada calon korban kalau dia telah menang undian yang diadakan sebuah instansi tertentu (bisa dari bank, perusahaan telekomunikasi, perusahaan kendaraan bermotor, atau bahkan perusahaan consumer-goods ternama).

Seperti penipuan SMS pada umumnya, sang penipu akan mengirimkan SMS yang menyatakan kalau sang calon korban terpilih sebagai salah satu pemenang dari undian yang diadakan oleh sebuah perusahaan. Lalu sang calon korban diminta menghubungi nomer tertentu untuk verifikasi hadiah. Bahkan untuk meyakinkan calon korban, ada juga penipu yang membuat "website" abal-abal sehingga undian tersebut seolah tampak asli.

Ketika calon korban menanggapi dengan menghubungi nomer telepon atau masuk ke website tersebut, dia akan diminta sang penipu untuk menyetorkan sejumlah uang ke rekening sang penipu. Alasannya macam-macam : Untuk bayar PPN, biaya administrasi, biaya meterai, biaya mengeluarkan barang dari gudang, dan lain-lain. Jika Anda mentransfer uang kepada sang penipu, maka siap-siap saja gigit jari, karena hadiah tidak akan pernah Anda peroleh.

Penipuan gaya ini sebenarnya sudah berjalan cukup lama. Seingat saya, penipuan via SMS sudah dimulai sejak awal tahun 2000. Meski banyak orang yang sudah tahu dengan teknik penipuan jenis ini, tapi ada saja orang yang masih terjebak dan tertipu. Mereka tidak hanya kehilangan ratusan ribu, tapi bahkan jutaan rupiah.


CARA MENGHINDARI PENIPUAN :
Untuk menghindari penipuan jenis ini, pastikan :
1. Jika Anda dihubungi telepon oleh seseorang yang menyatakan Anda menang undian atau hadiah tertentu, pastikanlah Anda memang pernah mengikuti undian atau hadiah tertentu.

2. Setelah mendapatkan informasi kemenangan Anda, segera cari nomer telepon perusahaan yang "diaku-aku" sang penelepon sebagai penyelenggara undian, dan lakukan klarifikasi terkait kemenangan Anda tersebut.

3. Jika Anda diminta mentransfer uang tertentu sebagai "pengganti" hadiah, jangan tanggapi. Saat ini, semua hadiah undian selalu GRATIS. Bahkan pajaknya pun biasanya ditanggung oleh pihak penyelenggara undian, sehingga tidak ada kewajiban peserta untuk membayar biaya apapun.

4. Jika Anda diajak ketemuan di tempat tertentu (bukan di kantor tempat perusahaan penyelenggara acara undian) untuk mengambil hadiah, jangan layani. Ada beberapa kasus di mana sang korban diajak ketemuan di satu tempat untuk mengambil hadiah, tapi ternyata di sana dia malah dirampok. Masih untung tidak dibunuh oleh sang penipu.



CARA MENGIDENTIFIKASI WEBSITE PALSU : 
Untuk meyakinkan calon korban, para penipu sering membuat website undian berhadiah dan mencantumkan nama calon korban sebagai pemenang undian tersebut. Bagi orang awam yang gaptek alias tidak paham dengan perkembangan zaman, pasti akan mudah tertipu.

Sebelumnya, perlu Anda ketahui bahwa di dunia maya terdapat banyak sekali website yang menawarkan domain atau website gratis, di mana seseorang bisa membuat website (entah perusahaan atau website untuk kepentingan pribadi) tanpa bayar alias GRATIS. Nah, biasanya penipu selalu menggunakan fasilitas gratisan ini untuk membuat Website Undian Berhadiah. Kalau perusahaan resmi tidak akan pernah menggunakan website gratisan, karena akan sangat menjatuhkan nama perusahaan.

Biasanya website resmi sebuah perusahaan selalu menggunakan domain dengan diakhiri domain ".com",".co.id", atau ".org". Misalnya :

www.wikipedia.org
www.indosat.com
www.toyota.astra.co.id

Sedangkan website gratisan selalu menggunakan domain yang diakhiri dengan nama website domain tersebut, seperti ".blogspot.com", ".wordpress.com", ".jimdo.com", ".webs.com". Misalnya  :

www.gebyar-undianpoin.webs.com
www.rejekibri.jimdo.com
www.indosat-pointplus.blogspot.com

Jika Anda menerima SMS yang menyebutkan Anda pemenang undian tertentu, dengan disertai website website gratisan, sebaiknya tidak perlu Anda tanggapi. Itu sudah jelas-jelas penipuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar