Rabu, 04 November 2015

Penipuan E-mail Scammer

Di artikel sebelumnya (yang bisa Anda baca di sini) saya sempat menuliskan adanya persamaan antara SMS Curhat - yang belakangan ini marak beredar - dengan metode penipuan ala E-mail Scammer yang dilakukan beberapa oknum tertentu yang mengaku dari Nigeria.

Apa itu E-mail Scammer?

Contoh E-mail Scammer
Dalam bahasa Inggris, Scam adalah berita elektronik dalam internet yang isinya bersifat menipu atau membohongi orang yang menerima e-mail tersebut. Pengirim mengirimkan e-mail kepada pihak-pihak tertentu (biasanya orang yang tidak dikenalnya) dengan tujuan untuk menipu dan meraup keuntungan dari orang tersebut.

Aksi E-mail Scammer sebenarnya sudah berjalan cukup lama. Puncaknya adalah di tahun 2010, ketika banyak surat eletronik - semua pengirimnya menyebutkan dirinya sebagai orang Nigeria - yang nyasar ke alamat e-mail orang di seluruh dunia. Begitu banyaknya E-Mail Scammer dari Nigeria, muncullah istilah "Nigerian Scam" atau "Nigerian 419 Scam" (angka 419 merupakan Pasal Hukum Pidana Internasional terkait Penipuan Media Elektronik / Cyber Crime Fraud). 

Meski pengirimnya berbeda-beda, tetapi isinya nyaris selalu sama :

Sang pengirim selalu mengaku sebagai orang terkaya di Nigeria, keturunan bangsawan atau pejabat negara Nigeria. Mereka kemudian menceritakan latar belakang keluarganya, di mana mereka adalah orang kaya, punya banyak harta, dan lain sebagainya. Kemudian mereka menceritakan tentang adanya masalah politik di Nigeria, yang membuat hidup mereka terancam. Dalam versi lain, mereka menyebutkan kalau harta mereka di dalam bank disita pemerintah. Mereka tidak bisa mengambil harta tersebut, kecuali ada pihak penjamin yang bisa menolong mereka.

Dokumen Palsu dari Penipu E-Mail Scammer
Mereka kemudian meminta bantuan Penerima E-mail untuk bisa menolong mereka. Jika kita setuju menolong, maka mereka biasanya meminta kita mengirimkan uang dengan nilai tertentu kepada mereka. Alasannya agar uang tersebut bisa digunakan sebagai jaminan, sehingga harta mereka yang tertahan di bank Nigeria dapat cair. Jika uangnya cair, mereka bersedia membagi harta mereka dengan kita sebagai 20 - 80% di mana nilai yang "mungkin" kita terima adalah US$ 3 milyar. Menggiurkan sekali, bukan?

Tawaran menggiurkan inilah yang pada akhirnya membuat banyak orang tergoda, dan jatuh dalam perangkap si Penipu. Setelah kita mentrasfer uang, maka sang penipu pun hilang tak tentu rimbanya. Percuma Anda mencari dia, karena sudah pasti tidak akan ketemu.

Interpol Internasional sebenarnya tidak tinggal diam. Sudah banyak Scammer ditangkap. Pelakunya ternyata tidak melulu penduduk Nigeria, tetapi juga tinggal di Perancis, Amerika Serikat, dan Kanada. Dan uniknya, semua berkulit hitam. Guna mencegah semakin banyak korban berjatuhan, Interpol sebenarnya sudah menyosialisasikan informasi Bahaya Penipuan E-Mail Scammer ini. Meski demikian, tetap saja masih banyak korban berjatuhan.
Cek Palsu yang Dikirim Pelaku E-mail Scammer kepada Calon Korban

Mengapa sampai banyak orang yang masih tertipu dengan penipuan seperti ini?

Salah satu alasannya adalah : KESERAKAHAN.

Ya, sifat buruk manusia yang satu inilah yang membuat banyak orang mudah tertipu oleh sang Penipu. Apalagi makin hari, mereka makin canggih dalam melakukan penipuan. Guna meyakinkan calon korban, Sang Penipu bahkan bisa membuat Cek dan mengirimkannya kepada calon korban. Dia juga bisa membuat dokumen-dokumen palsu (termasuk Surat Rekomendasi Presiden sekalipun....!!), guna meyakinkan calon korban kalau mereka "beneran" orang kaya dan terhormat di negaranya.

Dokumen Kepresidenan yang dibuat Pelaku E-Mail Scammer
Parahnya, banyak calon korban yang mengajak penipu ini ketemuan. Ini adalah tindakan sangat berbahaya, karena Sindikat Penipu E-Mail Scammer sebenarnya adalah sindikat berbahaya yang tidak segan-segan membunuh orang yang berusaha dekat dengan mereka. Sudah ada pula korban yang terwas dibunuh oleh para sindikat ini setelah mereka memaksa bertemu dengan sang penipu tersebut.

Oleh karena itu, waspadalah....!!

Satu-satunya cara agar terhindar dari penipuan cara ini adalah : Tidak menanggapi E-mail Scammer yang Anda terima. Cukup masukkan ke dalam Spam dan blok e-mail address mereka. Kalau perlu, laporkan e-mail yang anda terima kepada Dinas Kepolisian yang menangani Cyber Crime. Jangan pernah menanggapi e-mail yang Anda terima dari penipu tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar