Senin, 09 November 2015

Penipuan Salah Transfer di Ruang ATM

Pernahkah Anda mengamati ada orang yang tiba-tiba heboh di ruang ATM gara-gara dia salah transfer, lalu meminta tolong orang di ruang tersebut untuk mentransfer uang ke nomor rekening yang seharusnya, dengan iming-iming akan mengganti uang transfer Anda dengan uang tunai? Well... hati-hati... Karena Anda sedang diincar untuk menjadi korban penipuan.

Ya... beberapa waktu lalu, saya sempat melihat hal itu. Memang bukan saya calon korbannya, tetapi orang di sebelah saya, yang kebetulan sedang bertransaksi di mesin ATM.

Ceritanya, seorang pria di sebelah saya sedang melakkan transaksi di sebelah saya. Tiba-tiba orang di sebelah pria tersebut menepuk jidatnya dan berseru nyaring, mengejutkan orang-orang di dalam ruang ATM yang cukup besar itu. "Waduh...!!! Salah transfer!!"

Orang tersebut kemudian melirik kiri dan kanan, seolah panik dan mulai meminta bantuan orang-orang. Dan yang jadi sasarannya adalah pria di sebelah saya. Orang tersebut mengatakan kepada pria di sebelah saya kalau dia salah transfer. Dia kemudian minta tolong pria itu untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening yang seharusnya, lalu mengganti uang pria itu dengan uang tunai miliknya.

Meski ada rasa iba dan niat untuk membantu, tapi ada baiknya jika kita tidak menolong orang yang salah transfer tersebut. Mengapa? Karena orang tersebut sedang melakukan aksi penipuan.

Ya, ini bentuk penipuan yang sudah terjadi selama beberapa tahun terakhir, dan hingga kini masih dipraktikkan. Pelaku memang cukup berani melakukan aksi ini, karena tindakannya "tidak kasat mata" dan terlihat sebagai aksi penipuan. Bahkan caranya bisa menarik iba orang, sehingga tanpa sadar mereka akan membantu Sang Pelaku. Apalagi dengan banyaknya saksi mata di dalam Ruang ATM, tidak akan ada yang bisa mengatakan tindakan Sang Pelaku adalah tindakan penipuan.

Modusnya adalah seperti begini :
Sang Pelaku akan ke Ruang ATM dan berpura-pura salah transfer. Setelah itu - dengan alasan terburu-buru dan tidak sempat setor tunai, tidak bisa urus pemblokiran di bank, dan uang di rekeningnya tidak cukup - dia akan meminta orang di dalam ruang ATM untuk membantunya mentransfer  uang ke rekening yang "seharusnya". Nantinya dia akan ganti uang orang tersebut dengan uang tunai, plus uang tambahan sebagai tanda terima kasih telah membantunya.

Nyatanya uang tunai yang diberikan si pelaku adalah uang palsu. Dan setelah "membantu" mentransfer uang, maka hilanglah sudah uang Anda.

Karena itu, jika ada orang yang minta tolong mentransfer uang karena dia salah transfer, Anda bisa acuhkan dia. Bahkan jika perlu, mintalah dia untuk menghubungi pihak Bank untuk proses pengurusan pemblokiran transfer. Jangan tergoda dengan iming-iming sejumlah uang yang ditawarkannya karena itu adalah uang palsu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar