Senin, 09 November 2015

Modus Penipuan Salah Transfer Uang

Belakangan ini, muncul sebuah aksi kejahatan yang terbilang cukup kreatif. Pelaku kejahatan berpura-pura salah transfer uang, kemudian meminta kita (calon korban) untuk mengembalikan uang yang dia salah transfer. Aksi ini sebenarnya sudah terjadi sejak setahun kemarin. Karena tidak banyak orang tahu, maka tidak sedikit yang akhirnya menjadi korban penipuan.

Cara yang dilakukan pelaku adalah seperti ini :
Pelaku Kejahatan melakukan transfer uang ke sebuah rekening Bank. Setelah transfer, dia segera menghubungi Bank untuk segera memblokir transferan tersebut dengan alasan salah transfer. Pelaku biasanya melakukan aksinya di hari Jumat, beberapa saat sebelum jam kerja dan bank tutup. Mengapa? Nanti akan saya jelaskan alasannya....

Nah, setelah pemblokiran sukses dilakukan, pelaku menghubungi calon korbannya dan berpura-pura mengatakan kalau dia salah transfer, lalu meminta agar uangnya ditransfer balik.

Jika calon korban mengecek rekeningnya via Internet Banking, maka tampaklah kalau memang rekeningnya barusan menerima uang (Mutasi Rekening) sejumlah yang diberi tahu sang pelaku kejahatan. Jika sang calon korban punya rasa prikemanusiaan, dia akan langsung "mentransfer balik" uang tersebut ke rekening pelaku, tanpa menyadari kalau dia sudah dibohongi oleh Pelaku.

Nah, jika pelaku sudah memblokir transferannya, mengapa dalam Mutasi Rekening ada muncul laporan kalau kita menerima uang dari sang pelaku?

Seperti yang saya sebutkan di atas, Pelaku melakukan transfer dan pemblokiran di hari Jumat beberapa saat sebelum bank tutup. Hal ini dilakukan Pelaku karena dia memanfaatkan kelemahan sistem laporan online perbankan. Setiap transaksi di bank akan selalu tercatat, termasuk di Internet Banking. Masalahnya saat transaksi terjadi, nilai saldo yang muncul di Mutasi Rekening dan Informasi Saldo tidak selalu sama. Mutasi Rekening akan diproses dulu, barulah nilai informasi saldo disesuaikan belakangan.

Jika Calon Korban memeriksa Mutasi Rekening, maka memang benar "seolah-olah" rekeningnya memiliki kelebihan uang. Tapi jika dia memeriksa Informasi Saldo, maka dia akan temukan kalau saldonya tidak akan berubah. Hal ini terjadi, karena sesaat setelah transfer uang, Pelaku sudah memblokir transfer tersebut. Jadi meski tercatat sudah terjadi transaksi, tapi sebenarnya transaksi itu tidak pernah terjadi karena sudah dibatalkan oleh si Pelaku.

Sekali lagi, mengapa Pelaku melakukannya di Hari Jumat beberapa saat sebelum bank tutup? Itu tidak lain karena dia menutup kesempatan pihak bank melakukan klarifikasi transaksi, jika si Calon Korban mengecek ke bank. Selain itu, Pelaku akan menggunakan alasan yang menyentuh hati (seperti butuh uang tersebut untuk mengobati orang tua, biaya sekolah, dan lain-lain), sehingga terkesan dia punya keperluan mendesak dan butuh uang tersebut. Hal ini membuat Calon Korban mau-tidak mau "mentransfer balik" dulu uang Pelaku, dengan pertimbangan kemanusiaan. Padahal, kita tidak sadar kalau baru saja tertipu.

Pertanyaan selanjutnya : Bagaimana pelaku bisa tahu nomer rekening dan nomer telepon Calon Korbannya? Banyak cara yang bisa mereka lakukan. Salah satunya adalah dengan mendapatkan nomer rekening Anda dari bukti transfer yang dibuang di ruang ATM. Lho, kok bisa? Bisa saja. Ketika seseorang mentransfer sejumlah uang kepada Anda, biasanya akan ada slip bukti transfer. Nah, masalahnya banyak orang yang ceroboh dengan membiarkan bukti transfer itu begitu saja di Ruang ATM. Padahal slip tersebut bisa dipakai untuk tindakan kejahatan.

Dengan memiliki nama dan nomer rekening yang tertera di slip, Pelaku Kejahatan hanya tinggal melakukan pencarian di internet, dan dalam waktu singkat, informasi tentang Anda bisa diperoleh, termasuk nomer telepon dan alamat rumah Anda.

Karena itu, apabila Anda melakukan transaksi di ATM, alangkah baiknya jika slik bukti transaksi yang Anda peroleh dari ATM itu dibawa pulang dan tidak dibuang dekat mesin ATM, karena akan dapat dimanfaatkan untuk tindakan kejahatan.

Jika satu ketika Anda dihubungi seseorang yang mengaku "Salah Transfer", jangan segera mentransfer balik uang orang tersebut. Lakukan klarifikasi dan verifikasi dengan bank. Jika memang pelaku memang salah transfer, Anda bisa mengembalikan uangnya. Tapi jika memang tidak ada transferan, abaikan saja "rengekan" orang tersebut.





1 komentar:

  1. Assalamu alaikum wr wb... bismillahirrahamaninrahim... senang sekali saya bisa menulis
    dan berbagi kepada teman2 melalui tempat ini,
    sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga
    dan mencapai kesuksesan yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki,
    namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang,
    hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yang saya punya,
    akhirnya saya menanggung hutang ke pelanggan-pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 600 juta ,
    saya sudah stress dan hampir bunuh diri anak saya 3 orang masih sekolah di smp / sma dan juga anak sememtarah kuliah,tapi suami saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anaka-naknya ditengah tagihan hutang yang menumpuk,
    demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue,
    ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman
    dan bercerita kepadanya, alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya.
    dulu katanya dia juga seperti saya setelah bergabung dengan PROGRAM HIBAH DANA GAIB hidupnya kembali sukses,
    awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu hari saya berpikir
    dan melihat langsung hasilnya, `
    saya akhirnya bergabung dan mengikuti semua petunjuk K.H.Rahmat Sanjaya saya ikuti dan hanya 2 hari astagfirullahallazim,
    alhamdulilah demi allah dan anak saya,
    akhirnya 5m yang saya mohonkan benar benar ada di tangan saya,
    semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha,
    kini saya kembali sukses terimaksih K.H.Rahmat Sanjaya saya tidak akan melupakan jasa aki.
    jika teman teman berminat, yakin dan percaya insya allah,
    saya sudah buktikan demi allah silahkan kunjungi website di http://hibahdanagaib.xtgem.com atau klik disini



















































































    BalasHapus