Rabu, 04 November 2015

Modus Penipuan, Pemerasan, dan Perampokan Sekaligus

Berhati-hatilah jika Anda berjalan sendiri di tempat sepi, karena seringkali di tempat seperti itu banyak pelaku kejahatan sedang mengintai. Masih mending kalau mereka hanya memalak. Kalau sampai gelap mata dan membunuh, nyawa Anda pun hilang. Karena itu, usahakanlah untuk tidak melintasi jalan sepi sendirian, agar tidak menjadi korban kejahatan. Kalau pun terpaksa melintasi jalan itu, mintalah beberapa orang teman untuk menemani.

Di beberapa wilayah di Indonesia saat ini sedang marak terjadi kasus penipuan dan pemerasan, yang diikuti dengan perampokan sekaligus. Untuk melancarkan aksinya, biasanya pelaku tidak sendirian, tapi bekerja sama dengan satu atau beberapa rekan yang lain.

Dalam menjalankan aksinya, biasanya mereka nongkrong di tempat yang sepi atau jarang dilewati orang. Ketika ada seseorang yang lewat di jalan tersebut, maka Pelaku Pertama akan menghampiri sang korban, dan menuduh (sambil marah-marah pada) Pelaku kalo dia memukul adiknya kemarin. Sebelum sang Pelaku sadar apa yang terjadi, Pelaku Kedua segera menariknya ke tempat yang lebih sepi. Kemudian keduanya mengeluarkan senjata tajam dan meminta Korban bertanggung jawab karena telah memukul adik Pelaku Pertama. Bentuk tanggung jawabnya - ya apa lagi - menyerahkan semua barang yang dimilikinya saat ini.

Aksi ini sangat meresahkan banyak orang, karena pelaku sering melakukan secara berkelompok dan dilakukan di tempat sepi dengan sasaran Korban yang berjalan sendirian di tempat tersebut,

Karena itu, guna mencegah aksi kejahatan yang mengancam hidup Anda, alangkah baiknya jika Anda tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat melewati jalanan sepi, baik siang maupun malam hari.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar