Jumat, 18 Desember 2015

Modus Pembiusan Lewat Penjualan Teh di Jalan

Jika satu waktu saat Anda sedang naik angkot, naik bis, atau sedang berjalan di mal, lalu ada orang mendekat dan menawarkan teh kemudian meminta Anda menghirup aroma teh yang dijualnya, jangan turuti... !!! Bisa jadi orang tersebut adalah kelompok pelaku kejahatan pembiusan yang sedang marak terjadi belakangan ini.

Ya, kejahatan dengan cara pembiusan saat ini sedang sangat marak terjadi di Ibukota. Tapi tidak menutup kemungkinan saat ini sudah merebak hingga ke kota-kota pinggiran, mengingat sudah banyak orang yang tahu dan waspada dengan aksi kejahatan jenis ini.

Cara yang dilakukan pelaku kejahatan adalah berpura-pura menjadi SPG dan menawarkan produk teh. Para pelaku kejahatan bukanlah orang-orang berwajah garang, tapi seringkali adalah SPG berparas cantik, sehingga Anda tidak akan sadar kalau sedang menjadi target kejahatan mereka. Biasanya SPG tersebut memperkenalkan produk mereka, lalu meminta Anda mencium aroma teh mereka. Dan ketika Anda menurutinya, niscaya Anda akan langsung hilang kesadaran. Hal ini bisa terjadi, karena mereka telah menambahkan kloroform (cairan pembius) ke dalam teh yang mereka "jual". Jadi ketika Anda dalam kondisi tidak sadar, mereka dengan mudahnya menguras habis semua harta yang Anda bawa.

Pelaku tidak hanya sang SPG saja, tetapi ada beberapa orang yang berpura-pura ikut mendengar penuturan SPG tersebut. Jadi ketika Anda sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri, akan ada orang yang berpura-pura membopong Anda, lalu seorang lagi menguras harta Anda. Cara ini akan terlihat sangat normal, sehingga tidak ada orang yang menyadari kalau saat itu sedang terjadi tindakan kejahatan.

Hingga hari ini sudah banyak orang yang menjadi korban kasus kejahatan seperti ini. Karena itu, tidak ada salahnya jika Anda waspada.

Ketika ada orang yang menawarkan produk teh atau produk minuman apapun, lalu meminta Anda menghirup aroma produk yang mereka jual, sebaiknya Anda perhatikan sekeliling. Jika ada orang-orang yang berdiri di belakang Anda dan terlihat mencurigakan, sebaiknya jangan ikuti kata-kata sang SPG.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar