Senin, 07 Desember 2015

Modus Penipuan Bukti Transfer Palsu

Yang menarik dari jual-beli online adalah banyak barang yang dijual dengan harga yang cukup kompetitif. Selain itu, ada banyak barang yang tidak dijual secara umum, sehingga terkesan sangat ekslusif. Hal inilah yang mendorong toko online menjadi sangat marak dan ramai dikunjungi orang. Para pembeli yang tertarik, biasanya membeli produk tersebut dengan cara transfer uang via ATM atau e-banking.

Namun ternyata tidak semua pembeli jujur. Baru-baru ini disinyalir ada pembeli yang melakukan penipuan terhadap toko online, sehingga banyak toko yang akhirnya dirugikan. Caranya adalah dengan melakukan penipuan "pura-pura sudah bayar".

Cara yang dilakukan sang penipu cukup keren :
Sang pembeli biasanya menginformasikan kepada toko online kalau dia ingin membeli salah satu produk toko tersebut. Setelah mencapai kesepakatan harga, Sang Pembeli berjanji akan mentransfer pembayaran, kemudian memfoto bukti transfernya. Salahnya, Sang pemilik toko yang menerima bukti transfer itu, jarang melakukan pengecekan ke bank dan langsung mengirimkan barang yang dipesan. Setelah barang terkirim, dia biasa baru mengecek dan mengetahui kalau belum terima uang dari sang pembeli.

Lha, kok Sang Pembeli bisa belum membayar, padahal sudah ada bukti transfer uang?

Itu karena bukti transfer yang difoto adalah bukti transfer bohongan.

Ya, dengan teknologi masa kini (di mana ada program desain grafis seperti Photoshop, Coreldraw, dan lain-lain) orang bisa saja dengan mudah membuat struk ATM dengan sangat mudah. Cukup dengan mengopi contoh struk tersebut (yang bisa diambilnya di tong sampah ATM mana saja), lalu mendesain ulang, dalam hitungan menit, struk itu pun jadi. Apabila difoto dengan kamera ponsel, tidak akan terlihat perbedaan antara struk asli dan palsu hasil rekayasa.

Jika pemilik toko kurang waspada, maka mereka bisa saja percaya bukti transfer itu asli dan mengirimkan barangnya langsung, tanpa memeriksa di bank. Alhasil, mereka akan menderita kerugian.

Karena itu, saat melakukan transaksi finansial di toko online, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan :

1. Jika Anda "membuka toko" di gerai online terpercaya (seperti Tokopedia, Bukalapak, Olx, dan lain-lain), maka gunakanlah fasilitas pihak ketiga dari toko tersebut untuk memastikan transaksi aman. Anda bisa meminta pihak gerai menjadi orang ketiga, dan meminta sang pembeli membayar via toko tersebut. Setelah uang diterima dan gerai mengonfirmasi, maka barulah Anda mengirimkan barang yang dipesan, dan mengonformasi balik ke gerai.

2. Jika Anda menjual produk Anda lewat website pribadi, sebelum mengirimkan barang, selalu pastikan setiap transaksi benar-benar sudah terjadi dan Anda sudah menerima uang dari sang pembeli. Apabila belum, Anda bisa mengingatkan sang pembeli.




2 komentar:



  1. AYO MENANG BERSAMA WWW.MANTAPQQ.COM
    kini telah hadir GAMES BANDAR POKER.
    lbh seru dan mudah menangnya bos.
    Dengan bonus yg semakin banyak loh boss^^
    * Bonus Rolinggan 0.3%
    * Bonus Referal 15%
    Semua Hanya Bisa di Dapatkan di MantapQQ.com bos ku..
    minimal depo&wd hanya 20 ribu saja bossku^^
    Fasilitas Mewah :
    - Cs yang siap Membantu 24 Jam
    - Refferal Terbesar 15%
    - Bonus Rollingan Terbesar
    - Depo/WD Tanpa Batas
    Contact :
    www.MantapQQ.com
    - FB : mantapqq
    - Yahoo : Mantap.qq@yahoo.com
    - WeChat : mantapqq
    - BBM : 2AE0D276
    - live chat 24 jam

    www.MantapQQ.Com

    BalasHapus
  2. Wah ini saya pernah ketemu.
    Ciri2 orang yang mau nipu itu biasanya buru2 banget. Nanyain mulu proses pesenannya gimana.

    Untungnya editannya jelek. Jd ketauan juga. Di cek di bank kok gak masuk

    BalasHapus