Minggu, 20 Maret 2016

Modus Kejahatan Tukar Kartu Kredit

Buat Anda yang sering bertransaksi menggunakan Kartu Kredit, waspadalah... !!!! Belakangan ini sedang marak modus kejahatan yang menggunakan metode menukar kartu kredit. Cara yang mereka lakukan dengan memanfaatkan kelengahan korban.

Cara yang mereka lakukan sebenarnya sederhana : Pada saat Anda melakukan pembayaran dengan kartu kredit, setelah kartu Anda dimasukkan ke mesin kartu kredit dan transaksi berhasil, maka pada saat akan mengembalikan kartu, si pelaku telah menukar kartu Anda dengan kartu lain yang mirip dengan kartu yang Anda miliki. Pada saat dikembalikan, biasanya Korban tidak pernah memeriksa lagi kartunya dan menyimpan langsung kartu kreditnya.

Korban baru mengetahui kartunya telah ditukar pelaku saat menerima tagihan kartu kredit. Tagihan yang melonjak, akan membuat Korban terkaget-kaget. Dan tentu saja dia tidak dapat berkelit saat ditagih oleh perusahaan Kartu Kredit karena kartu tersebut atas namanya dan tidak pernah dilaporkan hilang.

Meski berbelanja di tempat yang sudah ternama sekali pun, tidak berarti Anda aman dari tindak kejahatan penukaran kartu kredit. Hal ini disebabkan pelakunya adalah oknum pekerja di perusahaan tersebut. Terlebih jika status ketenagakerjaannya hanyalah Staf Outsourcing, maka risiko kejahatan pun makin tinggi. dan seringkali perusahaan akan lepas tangan dari kasus yang menimpa Anda tersebut.

Guna menghindari diri Anda dari tindak kejahatan penukaran Kartu Kredit, lakukanlah hal-hal berikut ini :
1. Saat melakukan transaksi kartu kredit, pastikan Anda tidak membiarkan kartu kredit terlepas dari pengawasan Anda.

2. Gunakan PIN untuk "mengunci" penggunaan kartu kredit Anda.

3. Saat bertransaksi dengan kartu kredit, pastikan tidak ada orang yang melihat nomer PIN Anda saat dimasukkan ke mesin gesek kartu kedit.

4. Setelah selesai bertransaksi dan kartu kredit dikembalikan, pastikan kartu kredit yang Anda terima adalah kartu kredit Anda sendiri. Jika bukan, segera minta kartu Anda dikembalikan. Jika kartu Anda dinyatakan "hilang" di tempat transaksi, segera lapor ke bank saat itu juga, dan lapor ke polisi untuk proses tindakan lebih lanjut.

Mudah-mudahan informasi ini berguna...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar